Breaking News
Loading...
Senin, 12 Januari 2015

malware mulai menggila


SEBUAH toko perbaikan komputer di San Francisco kedatangan 5 sampai 10 klien dalam sehari. Mereka adalah orang-orang yang putus asa dan membutuhkan bantuan untuk memulihkan perangkat komputer mereka dalam bekerja.

Dalam beberapa tahun terakhir mengusir dan menghapus ‘malware’ – virus berbahaya di komputer – telah berkembang menjadi sekitar sepertiga dari bisnisnya.

Infeksi dari perangkat lunak berbahaya – yang juga dikenal sebagai malware semakin mengancam pemilik PC (Personal Computer) baik laptop, netbook maupun desktop.

AV-Test, perusahaan yang menguji efektivitas perangkat lunak antivirus, menyatakan, hasil deteksi perangkat lunaknya, memperlihatkan aktifitas yang melonjak pada tahun 2014 menjadi lebih dari 143 juta, naik 72 persen dari tahun lalu, menurut sebuah laporan yang dirilis pekan lalu.

Jumlah malware yang ditemukan selama 2 tahun terakhir sama dengan 10 tahun sebelumnya yang digabungkan!

Pengamat malware lainnya, seperti Malwarebytes dan Kaspersky, telah mengawasi tren serupa. Kaspersky menyatakan, serangan malware di tahun 2014 empat kali lebih dibanding tahun sebelumnya, kata Patrick Nielsen, seorang peneliti dengan perusahaan.

Selama bertahun-tahun, perangkat lunak antivirus diblokir malware berdasarkan kode perangkat lunak berbahaya itu. Tapi hacker menemukan caranya : Mereka membeli atau men-download secara bebas kode malware; kemudian mengubah beberapa bagiannya. Tiba-tiba, kode ini tidak terlihat oleh program antivirus, dan bebas untuk menyebarkan malapetaka.

Timo Hirvonen, seorang peneliti senior di pembuat keamanan software F-Secure menyatakan, perubahan kode itu. “Semudah menghapus kata atau menambahkan surat ke dokumen Microsoft Word,” katanya.

Akibatnya, malware berubah begitu sering bahwa itu semakin sulit untuk berhenti. Dan industri keamanan komputer, terus berusaha untuk menemukan jawaban.

Peneliti keamanan komputer mengatakan, mereka hampir tidak menjaga kepala mereka di atas air. “Pada kecepatan kita sekarang, kita hanya tidak sanggup untuk bertahan, ” kata Jérôme Segura, peneliti keamanan senior di Malwarebytes.

Permainan kucing dan tikus di antara hacker dan perusahaan antivirus, bahkan telah memasuki dunia kriptografi. Hacker mengubah ubah kode untuk menghindari penangkapan, menggunakan teknik yang sama digunakan perusahaan untuk melindungi file sensitif.

Menghindari “website aman,” seperti Nielsen mengatakan, tidak cukup di zaman ketika malware dapat disampaikan melalui iklan di situs yang sah seperti Yahoo News.

Jadi haruskah kita mematikan komputer selamanya? Jaljaa, pemilik perbaikan komputer, mengatakan, ada hal-hal sederhana orang masih bisa dilakukan untuk menjaga komputer Anda tetap aman.

Pengguna tetaplah menginstal antivirus dan sofware keamanan lainnya. Tapi pemilik komputer juga harus memastikan untuk menyimpan semua perangkat lunak mereka up to date. – dms.

trima kasih atas kunjungan teman2, jangan lupa untuk kemlai lagi ya :)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer