Breaking News
Loading...
Minggu, 11 Januari 2015

munculnya sejarah e-mail di dunia dan indonesia


sejarah email dimulai pada 1971 oleh seorang insinyur bernama Raymond Samuel Tomlinson. E mail (electronic mail) atau yang dalam bahasa Indonesia disebut surat elektronik (surel), adalah sistem yang memungkinkan pesan yang bisa dikirim dan diterima secara elektronik melalui beberapa perangkat komputer atau telepon selular.
Pesan itu bisa berupa teks, gambar, maupun gabungan keduanya, yang dikirim dari satu alamat ke alamat lain di jaringan internet. Alamat e mail lazimnya mempunyai format seperti ini: username@host.domain. E mail saat ini tak bisa lepas dari kehidupan kita, terutama yang berhubungan dengan pekerjaan yang membutuhkan surat-menyurat praktis, hemat, dan cepat.
School of Information Management and Systems, UC Berkley, pada tahun 2001 lalu melaporkan sekitar 31 milyar e mail terkirim setiap harinya. Angka tersebut melonjak tajam di tahun 2008, yang menyebutkan ada sekitar 170 milyar e mail terkirim per harinya. Di tahun 2010 lalu, angka itu menjadi 294 milyar. Begitu pentingnya e mail dalam kehidupan kita. Namun, tahukah Anda sejarah e mail sendiri?

Sejarah E mail di Dunia

Sejarah e mail di dunia berasal dari teknologi militer. Embrio sejarah e mail itu dikembangkan pada awal tahun 1970 oleh seorang insinyur bernama Raymond Samuel Tomlinson. Tomlinson inilah yang mencetuskan sejarah e mail.
Raymond Samuel Tomlinson, lahir di Amsterdam, New York, Amerika Serikat pada 1941. Sebenarnya, sejarah email sudah ada pada 1960-an, tepatnya pada 1965. Namun, ketika itu internet belum terbentuk, dan hanya kumpulan mainframe yang terbentuk sebagai jaringan.
Di kampung halamannya, dia hadir di Rensselaer Polyttechnis Institue. Di sana dia ikut berpartisipasi dalam sebuah program dengan International Business Machines Corporation (IBM), yang merupakan sebuah perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi dan menjual perangkat keras dan perangkat lunak komputer.
Pada 1963, Tomlinson mendapatkan gelar Bachelor of Science dalam bidang teknik listrik dari Rensselaer. Dia kemudian meneruskan studi ke Institut Teknologi Massachusetts (MIT). Pada 1965, dia mendapatkan gelar S.M. di bidang teknik elektro.
Pada 1968, Tomlinson bekerja sebagai insinyur komputer di Bolt Beranek and Newman (BBN)---sekarang BN Technologies---yang merupakan perusahaan yang disewa Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk membangun internet pertama di dunia. Sejarah e mail perlahan-lahan muncul dari sini. Tomlinson bekerja untuk mengembangkan sistem operasi TENEX, termasuk ARPANET dan implementasi TELNET.
ARPANET merupakan kependekan dari Advanced Research Project Agency Network, adalah jaringan komputer yang dibuat oleh ARPA (Advanced Research Project Agency) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat. ARPANET berfungsi sebagai sarana percobaan teknologi jaringan komputer terbaru di zamannya, seperti teknologi packet switching dan merupakan embrio internet masa kini.
Tujuan ARPANET sendiri untuk menciptakan sebuah metode komunikasi antara institusi militer dan pendidikan satu sama lain. TELNET (Telecommunication Network) adalah sebuah protokol karingan yang digunakan pada internet atau local area network untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks interaksi dua arah yang memanfaatkan koneksi virtual terminal.
Di sini, Tomlinson menulis sebuah program transfer file yang disebutnya CPYNET untuk transfer file melalui ARPAnet. Kemudian, dia diminta memodifikasi sebuah program bernama SNDMSG (send message). SNDMSG merupakan sebuah program yang memungkinkan pesan dikirim antar pengguna berbeda di komputer yang sama. Tomlinson bertugas memodifikasi SNDMSG supaya pesan bisa dikirimkan antar dua komputer yang berbeda.
Dalam tugasnya itu, dia berpikir untuk menggabungkan SNDMSG dan CPYNET bersamaan. Dengan begitu, kemungkinan dia bisa mengirimkan pesan ke kotak pos elektronik lainnya dalam sebuah jaringan. Pikiran lainnya, mengarahkan Tomlinson pada eksperimen lain. Dia berpikir, bagaimana membedakan pesan-pesan yang diarahkan keluar jaringan dan pesan lain yang dialamatkan ke banyak pengguna komputer di dalam kantor.
Eksperimen Tomlinson berhasil di tahun 1971, tepatnya bulan Oktober. Dia berhasil mengirimkan pesan sederhana dari komputernya ke komputer yang ada di sebelahnya, hanya berjarak sekitar satu meter.
Sejarah e mail tercetus saat itu juga. Bagaimana Tomlinson bisa melakukan hal ini? Dalam eksperimennya, dia terus mempelajari keyboard komputer. Dia lalu memilih simbol "@" sebagai petunjuk alamat si pengguna e mail. Simbol "@" ini untuk mengidentifikasi penerima dan komputer atau jaringan yang mereka gunakan. Simbol "@" dibaca "at" atau "di". Simbol ini turut mewarnai sejarah email.
Tomlinson mengaku, penemuan sejarah email itu dihasilkan hanya dari berpikir tak lebih dari 30 atau 40 detik saja. Lalu apa yang ditulis Tomlinson dalam sejarah e mail pertama di dunia itu? Pada 2008, saat wawancara dengan majalah Times, Tomlinson tak ingat apa yang ditulisnya di e mail pertama di dunia yang ia ciptakan. Dia berujar,"One small step for a message, one giant leap for mankind (Satu langkah kecil untuk pesan, satu langkah besar untuk manusia)."
Namun, ada yang menyebut, pesan e mail pertama adalah "QWERTYUIOP". Pesan ini dikirim melalui jaringan ARPANET. Eksperimen Tomlinson tadi turut membawa revolusi di dunia komunikasi, menerabas rintangan awal sistem aplikasi internet yang sangat dibutuhkan masyarakat dunia di masa depan.
Dari penemuan fenomenal Raymond Tomlinson itu, e mail menyebar ke seluruh dunia. Sejarah e mail yang dimulai di Amerika Serikat segera merambat ke penjuru dunia. Pada 1976, Ratu Inggris, Elizabeth II diketahui mengirim e mail pertamanya dari sebuah pangkalan angkatan bersenjata di Inggris.
Tidak diketahui siapa yang dikirimkan e mail oleh Ratu Inggris itu dan apa isinya. Tapi, pengiriman e mail oleh Ratu Inggris ini, dilakukan oleh sedikit orang saja pada masa awal sejarah e mail.
Salah satu program e mail pertama dan terbesar yang dapat digunakan oleh umum adalah Eudora. Eudora e mail ini pertama kali ditulis pada 1988 oleh Steve Dorner, seorang karyawan di Universitas Illinois. Eudora sendiri diambil dari nama seorang penulis Amerika Serikat, almarhum Eudora Welty.
Eudora ini merupakan aplikasi e mail pertama yang menyediakan antarmuka grafis. Selama kemunculannya, e mail ini gratis, tapi pada 1994 dibeli oleh Qualcomm dan menjadi produk komersil. Setelah itu, muncullah aplikasi dan browser lain yang mendukung e mail.
Perkembangan e mail semarak pada akhir era 1980-an. Di periode ini, e mail pun masuk ke Indonesia. Dan, dimulailah sejarah e mail di negeri ini.

Sejarah E mail di Indonesia

Sejarah e mail di Indonesia sebenarnya berbarengan dengan masuknya teknologi internet. Tulisan soal eksistensi jaringan internet di Indonesia sendiri bisa terlihat di beberapa artikel media massa, seperti "Jaringan Komputer Biaya Murah Menggunakan Radio" di Kompas edisi November 1990. Jika ditelusuri, kemungkinan internet masuk ke Indonesia di tahun 1980-an. Sejak 1988, pengguna internet di Indonesia memanfaatkan CIX dari Inggris dan Compuserve buatan Amerika Serikat untuk mengaksesnya.
CIX ketika kehadirannya di Indonesia, menawarkan jasa e mail dan newsgroup. Lalu, menawarkan pula jasa akses Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan File Transfer Protocol (FTP). Compuserve tak mau kalah, pada 1989 menawarkan juga jasa e mail, newsgroup, HTTP, dan FTP. Pengguna internet waktu itu memakai modem 1200 bps, saluran telepon internasional yang sangat mahal biayanya. Sedangkan pengguna Compuserve memakai modem yang disalurkan dengan gateway Infonet yang berpusat di Jakarta.
Internet protocol (IP) pertama di Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. Pada 1994, Internet service provider (ISP) komersial pertama di Indonesia, yakni IndoNet muncul. Setelahnya, dunia internet di Indonesia semakin berkembang. Lantas kapan e mail pertama kali muncul atau dengan kata lain kapan sejarah e mail dimulai di Indonesia?
Menurut Rahmat M. Samik-Ibrahim dalam artikelnya berjudul "Hikayat Awal Penggunaan Milis di Indonesia", pada mesin komputer mini Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (PUSILKOM UI)---data general berbasis Advanced Operating System/Virtual Storage (AOS/VS)---terdapat sebuah skrip yang dapat mengirimkan pesan atau e mail ke seluruh staf pada awal 1980-an.
Pada 1983, beberapa akademisi UI, seperti Johny Moningka dan Jos Luhukay, mengembangkan perangkat pesan berbasis unix dan ethernet. Bisa saja, ini sejarah e mail pertama di Indonesia. Namun, tidak menutup kemungkinan dunia bisnis di Indonesia sudah memanfaatkan e mail untuk pekerjaan mereka saat itu.
Pada 1980-an sampai awal 1990-an, milis sangat digandrungi orang. Milis ini dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi pelajar yang ada di luar negeri, dan sarana komunikasi berbagai komunitas di Indonesia. Milis adalah grup diskusi intenet, setiap orang bisa berlangganan dan ikut serta.
Sederhananya, milis merupakan daftar alamat e mail yang memiliki kepentingan yang sama. Nah, adanya komunitas milis ini turut menyemarakan kehadiran sejarah e mail di negeri kita. Tapi, sayangnya perlu penelitian lebih jauh soal siapakah yang membuat e mail pertama kali, kepada siapa, dan apa isinya.

sumber : anneahira

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer